Bagaimana Suatu Perusahaan Menggunakan Sistem Informasi Untuk Menunjang Strategisnya

Saat ini setiap perusahaan modern akan memiliki sebuah strategis untuk masuk pasar, meningkatkan margin, dan menjadi leader dalam pasar. Maka dari itu, perusahaan perlu membuat sebuah sistem informasi yang mendukung kinerja perusahaan sesuai dengan strategi tersebut. Peran sistem informasi dalam bisnis yang dijalankan oleh perusahaan diharapkan dapat memberikan dukungan yang efektif atas strategi yang telah direncanakan agar dapat memperoleh keuntungan dan keunggulan kompetitif, mengurangi kelemahan kompetitif, serta memenuhi tujuan strategis perusahaan. Penerapan sistem informasi tidak lepas dari keterlibatan dari teknologi informasi. Karena teknologi informasi merupakan salah satu pendukung tercapainya sistem informasi yang dibuat oleh perusahaan. Misalnya banyak perusahaan yang memanfaatkan internet dalam kelancaran bisnisnya dan saat ini banyak perusahaan yang membangun e-business dan e-commerce untuk mendukung bisnisya.

Terdapat empat peranan penting sistem informasi dalam perusahaan, yaitu berpartisipasi dalam pelaksanaan tugas-tugas, mengaitkan perencanaam pengerjaan, dan pengendalian dalam sebuah subsistem, mengkoordinasikan subsistem-subsistem, dan mengintegrasikan subsistem-subsistem. Bagi sebuah perushaan, memandang sistem informasi sebagai suatu pendukung untuk mencapai tujuan perusahaan baik secara strategis maupun pencapaian visi dan misi perusahaan secara keseluruhan.

Hubungan sistem informasi, teknologi informasi, dan strategi perusahaan dapat dilihat dari gambar di bawah ini :

Berdasarkan gambar diatas dapat dijabarkan bahwa sistem informasi, teknologi informasi, dan strategi perusahaan saling terkait dengan struktur organisasi yang terbentuk, budaya yang ada di organisasi perusahaan, dan proses bisnis yang dijalankan oleh perusahaan. Sehingga apabila perusahaan ingin membuat strategis perlu dilihat terlebih dahulu bisnis yang dijalankan, organisasi yang terbentuk dalam perusahaan dan budaya yang diterapkan, kemudian baru membentuk sistem informasi yang didukung dengan teknologi informasi yang sesuai dengan organisasi dan budaya yang ada.

Perusahaan yang bergerak didalam bidang bisnis apapun apabila ingin bertahan dan berhasil dalam jangka panjang maka perusahaan tersebut harus berhasil mengembangkan strategi yang telah direncanakan yang didukung dengan sistem informasi dan teknologi informasi dalam menghadapi lima tekanan kompetitif yang membentuk struktur persaingan dalam pasar (industri). Dalam model klasik Michael Porter tentang bisnis apapun yang ingin bertahan hidup dan berhasil harus mengembangkan dan mengimplementasikan berbagai strategi untuk secara efektif mengatasi tekanan yang ada. Tekanan tersebut diantaranya adalah :

1. Persaingan dari para pesaing dalam industrinya.

2.  Ancaman pemain baru dalam industri dan pasarnya.

3. Ancaman yang dihadapi karena adanya produk pengganti yang dapat mengambil pangsa pasar.

4. Daya tawar pelanggan.

5. Daya tawar pemasok.

Daftar Pustaka :

http://arviant.web.ugm.ac.id/content/Sistem%20Informasi%20(Information%20System).pdf. (Diakses Pada Tanggal 20 Desember 2010).

http://agreng.info/article/keunggulan-kompetitif-sistem-informasi-rantai-nilai-michael-porter. (Diakses Pada Tanggal 20 Desember 2010).

http://sinformasi.files.wordpress.com/2010/01/bab3-sistem-informasi-strategis6.doc. (Diakses Pada Tanggal 20 Desember 2010).

FILE BENTUK PDF :  Bagaimana suatu perusahaan menggunakan sistem informasi untuk menunjang strategisnya

Skip to toolbar